JEJAKOSINT Workspace

SPF, DMARC, dan DNSSEC: Tiga Hal yang Sering Terlupa Pemilik Domain

26 October 2026· 6 menit baca· 0 kali dibaca

Email spoofing masih jadi teknik phishing paling murah. Pertahanannya sudah standar: SPF, DKIM, DMARC, ditambah DNSSEC untuk integritas DNS.

SPF — siapa yang boleh mengirim

Record TXT dengan awalan v=spf1 mendaftar server yang diizinkan mengirim email untuk domainmu. Contoh: v=spf1 include:_spf.google.com -all. Awalan -all berarti tolak yang lain.

DKIM — tanda tangan email

DKIM menandatangani email dengan kunci privat; penerima memverifikasi lewat record DNS publik. Ini memastikan isi email tidak diubah di jalan.

DMARC — kebijakan dan laporan

DMARC memberi tahu penerima apa yang harus dilakukan bila SPF/DKIM gagal: none (pantau), quarantine (karantina), atau reject (tolak). Mulai dari p=none dengan alamat laporan, lalu naikkan setelah yakin tidak ada pengirim sah yang rusak.

DNSSEC

DNSSEC menandatangani jawaban DNS sehingga tidak bisa dipalsukan lewat cache poisoning. Aktifkan di registrar dan pastikan sesuai di penyedia DNS.

Cek sekarang

Jalankan modul Domain & DNS di situs ini. Modul itu membaca SPF, DMARC, DNSSEC, MTA-STS, dan CAA sekaligus, lalu memberi skor higienitas.

#dns #email #dmarc

Praktikkan sekarang

Cek jejak digitalmu sendiri dulu — biasanya itu yang paling mengejutkan.

Pindai username